Unit Audit Internal

Perseroan memiliki Unit Audit Internal sebagaimana diwajibkan dalam Peraturan No.IX.I.7, Lampiran Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan No.Kep-496/BL/2008 tanggal 28 November 2008 tentang Pembentukan dan Pedoman Penyusunan Piagam Unit Audit Internal. Unit Audit Internal bersifat independen dengan tugas memberikan penilaian yang objektif(objective assurance) dan aktivitas konsultasi, dengan tujuan untuk memberikan nilai tambah dan meningkatkan operasional Perseroan, melalui pendekatan yang sistematis dan konsisten, dengan cara mengevaluasi dan meningkatkan efektivitas sistem pengendalian internal, manajemen risiko dan proses GCG Perseroan dan unit-unit usaha.

Kepala Unit Audit Internal Perseroan dijabat oleh Bapak Harangan Pokki Pangaribuan. Beliau ditunjuk berdasarkan Surat Keputusan Direksi No.021/IP-GGOD/MCOM/XI/2015 dan telah dilaporkan kepada Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berdasarkan surat No. 100-OJK/MNC-CS/INT/XII/2015 tertanggal 4 Desember 2015.

Bapak Harangan Pokki Pangaribuan, Warga Negara Indonesia yang lahir pada tahun 1980. Beliau bergabung dengan Perseroan pada tanggal 23 Juli 2014 hingga 31 Mei 2015 sebagai Head of Fraud and Prevention di PT Global Mediacom Tbk, pada tanggal 1 Juni 2015 – 20 November 2015 sebagai Head of MNC TV dan Koordinator Non 3 TV dan pada tanggal 23 November 2015 – saat ini sebagai Head of MNC Tbk. Beliau meniti karier pada Public Accounting Firm “Ernst & Young – Indonesia” pada Oktober 2003 – hingga 2006 sebagai Eksternal Auditor di Audit Assurance Business Service (AABS), kemudian pada tahun 2006 – Juli 2014 sebagai Forensic Auditor di Fraud Investigation & Dispute Services (FIDS) di Ernst & Young Indonesia.

Beliau lulus Sarjana Strata 1 di Universitas Padjadjaran dengan konsentrasi Akuntansi dan bergelar Sarjana Ekonomi Akuntansi (SE,Ak), dan memiliki professional sertifikasi berupa Certified Fraud Examiner (CFE).

Struktur dan Kedudukan Unit Audit Internal
Struktur kedudukan audit internal sebagai berikut:
• Unit Audit Internal dipimpin oleh seorang Kepala Unit Audit Internal/Chief Audit Executive (CAE).
• CAE diangkat dan diberhentikan oleh Direktur Utama atas persetujuan Dewan Komisaris.
• CAE bertanggung jawab kepada Direktur Utama dan secara administratif bertanggung jawab kepada Direktur Group Governance & Organization Development.

Tugas dan Tanggung Jawab Unit Audit Internal
Sesuai dengan Piagam Unit Audit Internal Perseroan, secara garis besar tugas dan tanggung jawab Unit Audit Internal antara lain:
• Menyusun serta melaksanakan rencana audit internal tahunan
• Menguji dan mengevaluasi pelaksanaan sistem pengendalian internal dan manajemen risiko sesuai dengan kebijakan perusahaan
• Melakukan pemeriksaan dan penilaian atas efisiensi dan efektivitas di bidang keuangan, akuntansi, operasional, sumber daya manusia, pemasaran, teknologi informasi, dan kegiatan lainnya
• Melakukan pemeriksaan kepatuhan terhadap peraturan perundangan terkait.
• Memberi saran perbaikan dan informasi yang objektif mengenai kegiatan yang diperiksa pada seluruh tingkat manajemen.
• Membuat laporan hasil audit dan menyampaikan laporan tersebut kepada Direktur Utama dan Dewan Komisaris.
• Memantau, menganalisa dan melaporkan pelaksanaan tindak lanjut perbaikan yang telah disarankan.
• Bekerja sama dengan Komite Audit/ mendukung pelaksanaan tugas Komite Audit.
• Menyusun program untuk mengevaluasi mutu Audit Internal.
• Melakukan pemeriksaan khusus apabila diperlukan.

Pelaksanaan Kegiatan Unit Audit Internal
Penugasan audit dilakukan dengan menggunakan pendekatan risiko (risk based audit) dan berpegang teguh pada kode etik profesi, mengacu pada International Standards for The Professional Practices of Internal Auditing yang dibuat oleh The Institute of Internal Auditors, antara lain mencakup integritas, objektifitas, kerahasiaan, dan kompetensi.

Di tahun 2015, Unit Audit Internal telah menjalankan penugasan audit sesuai dengan rencana pemeriksaan tahun 2015, yang meliputi seluruh unit usaha. Total penyelesaian penugasan sebanyak 40 penugasan audit yang mencakup aktivitas pemeriksaan operasional (40%), pemeriksaan finansial (23%) dan project (37%).

Untuk mendukung koordinasi antara Perseroan sebagai induk perusahaan dengan unit-unit usaha, di samping proses supervisi selama proses penugasan, Unit Audit Internal secara berkala melakukan rapat bulanan untuk membahas proses audit di semua unit usaha, rapat bulanan dengan Direksi, serta rapat kuartalan dengan Komite Audit.

Laporan hasil pemeriksaan beserta rekomendasi perbaikannya telah disampaikan kepada Dewan Komisaris dan Direksi dalam pertemuan kuartalan. Pengawasan atas pelaksanaan rencana tindak lanjut dari pemilik proses terkait dengan temuan Unit Audit Internal dilakukan setiap bulan untuk memastikan telah dilakukan tindak perbaikan.