CORPORATE ANNOUNCEMENT

Tuesday, 04 July 2017 00:00 wib
Annual General Meeting of Shareholders Summary

 

 

PENGUMUMAN
RINGKASAN RISALAH RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM
PT. MEDIA NUSANTARA CITRA Tbk
(“Perseroan”)

 

Direksi Perseroan dengan ini mengumumkan bahwa telah diselenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun Buku 2016 (“RUPST”) pada:

Hari/Tanggal : Kamis, 22 Juni 2017
Waktu : 14.26 – 15.38 WIB
Tempat : MNC Tower Auditorium Lantai B2
Jl. Kebon Sirih No.17-19, Jakarta Pusat 10340

  1. KEHADIRAN:
    Dewan Komisaris
    Bapak Sutanto, Komisaris Independen

    Direksi
    1. Bapak David Fernando Audy, Direktur Utama
    2. Ibu Kanti Mirdiati Imansyah, Direktur
    3. Bapak Faisal Dharma Setiawan, Direktur
    4. Ibu Ella Kartika, Direktur
    5. Bapak Arya Mahendra Sinulingga, Direktur
    6. Ibu Gwenarty Setiadi, Direktur Independen

    Undangan
    Bapak Syafril Nasution

    Pemegang Saham
    11.863.941.925 saham (83,10%) dari total saham yang memiliki hak suara yang sah yaitu sebanyak 14.276.103.500 saham.
     
  2. MATA ACARA RAPAT:
    1. Laporan Tahunan Direksi Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2016.
    2. Persetujuan dan pengesahan Laporan Keuangan Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2016 serta memberikan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya kepada Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan atas tindakan pengawasan dan pengurusan yang dilakukan dalam Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2016 (acquit et de charge).
    3. Persetujuan atas penggunaan keuntungan Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2016.
    4. Perubahan susunan pengurus Perseroan.
    5. Penunjukan Akuntan Publik Independen untuk mengaudit buku-buku Perseroan untuk Tahun Buku yang akan berakhir pada tanggal 31 Desember 2017 dan pemberian wewenang kepada Direksi Perseroan untuk menetapkan honorarium Akuntan Publik Independen tersebut, serta persyaratan lain penunjukannya.
    6. Pemberian wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk mengeluarkan saham-saham dalam Perseroan terkait dengan pelaksanaan Employee and Management Stock Option Program (EMSOP) yang telah diterbitkan oleh Perseroan.
       
  3. PEMENUHAN PROSEDUR HUKUM UNTUK PENYELENGGARAAN RAPAT:
    1. Menyampaikan pemberitahuan, penambahan mata acara, dan perubahan jadwal kepada Otoritas Jasa Keuangan dan Bursa Efek Indonesia (“Bursa”) dengan surat berturut-turut No. Ref.: 018-OJK/MNC-CS/INT/IV/2017 tanggal 11 April 2017, No. Ref.: 020-OJK/MNC-CS/INT/V/2017 tanggal 4 Mei 2017, dan No. Ref.: 026-OJK/MNC-CS/V/2017 tanggal 5 Mei 2017; dan
    2. Melakukan pengumuman pada tanggal 20 April 2017, ralat pengumuman pada tanggal 6 Mei 2017 dan pemanggilan pada tanggal 31 Mei 2017, masing-masing melalui iklan dalam surat kabar harian Koran Sindo, serta melalui situs web Bursa dan situs web Perseroan, yaitu www.mnc.co.id.
       
  4. KEPUTUSAN RAPAT:

    MATA ACARA PERTAMA RAPAT
    • Rapat memberikan kesempatan kepada pemegang saham dan kuasa pemegang saham yang hadir untuk mengajukan pertanyaan dan/atau memberikan pendapat terkait dengan Mata Acara Pertama Rapat.
    • Pada kesempatan tanya-jawab tersebut terdapat 1 (satu) pemegang saham atau kuasa pemegang saham yang hadir dalam Rapat yang mengajukan pertanyaan.
    • Pengambilan keputusan dilakukan melalui pemungutan suara dengan cara lisan.
    • Bahwa hasil dari pemungutan suara tersebut adalah sebagai berikut:
      1. Pemegang saham atau kuasa pemegang saham yang menyatakan abstain sebanyak 52.438.900 saham atau merupakan 0,0442% dari total seluruh saham yang sah yang hadir dalam Rapat.
      2. Tidak ada pemegang saham atau kuasa pemegang saham yang menyatakan tidak setuju.
      3. Pemegang saham atau kuasa pemegang saham yang menyatakan setuju sebanyak 11.811.503.025 saham atau merupakan 99,558% dari total seluruh saham yang sah yang hadir dalam Rapat.
        sesuai dengan ketentuan Pasal 11 ayat 9 Anggaran Dasar Perseroan, suara abstain dianggap mengelurkan suara yang sama dengan suara mayoritas pemegang saham yang mengeluarkan suara, dengan demikian total suara setuju berjumlah 11.863.941.925 saham atau merupakan 100% dari total seluruh saham yang sah yang hadir dalam Rapat memutuskan menyetujui usulan keputusan Mata Acara Pertama Rapat.
    • Keputusan Mata Acara Pertama Rapat adalah sebagai berikut:
      Menerima baik Laporan Tahunan Direksi Perseroan serta Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris mengenai jalannya Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2016.

    MATA ACARA KEDUA RAPAT
    • Rapat memberikan kesempatan kepada pemegang saham dan kuasa pemegang saham yang hadir untuk mengajukan pertanyaan dan/atau memberikan pendapat terkait dengan Mata Acara Kedua Rapat.
    • Pada kesempatan tanya-jawab tersebut terdapat 1 (satu) pemegang saham dan kuasa pemegang saham yang hadir dalam Rapat yang mengajukan pertanyaan yang dilakukan bersamaan dengan tanya-jawab pada Mata Acara Pertama Rapat.
    • Pengambilan keputusan dilakukan melalui pemungutan suara dengan cara lisan.
    • Bahwa hasil dari pemungutan suara tersebut adalah sebagai berikut:
      1. Pemegang saham atau kuasa pemegang saham yang menyatakan abstain sebanyak 52.438.900 saham atau merupakan 0,0442% dari total seluruh saham yang sah yang hadir dalam Rapat.
      2. Tidak ada pemegang saham atau kuasa pemegang saham yang menyatakan tidak setuju.
      3. Pemegang saham atau kuasa pemegang saham yang menyatakan setuju sebanyak 11.811.503.025 saham atau merupakan 99,558% dari total seluruh saham yang sah yang hadir dalam Rapat.
        sesuai dengan ketentuan Pasal 11 ayat 9 Anggaran Dasar Perseroan, suara abstain dianggap mengelurkan suara yang sama dengan suara mayoritas pemegang saham yang mengeluarkan suara, dengan demikian total suara setuju berjumlah 11.863.941.925 saham atau merupakan 100% dari total seluruh saham yang sah yang hadir dalam Rapat memutuskan menyetujui usulan keputusan Mata Acara Kedua Rapat.
    • Keputusan Mata Acara Kedua Rapat adalah sebagai berikut:
      Menyetujui dan mengesahkan Laporan Keuangan Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2016, yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Satrio Bing Eny & Rekan, serta memberikan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya kepada Direksi Perseroan dan Dewan Komisaris Perseroan, masing-masing atas tindakan pengurusan dan tindakan pengawasan yang dilakukan dalam Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2016 (acquit et de charge), sepanjang tindakan-tindakan tersebut tercermin dalam Laporan Keuangan Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2016 serta dengan mengingat Laporan Tahunan Direksi Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2016.

    MATA ACARA KETIGA RAPAT
    • Rapat memberikan kesempatan kepada pemegang saham dan kuasa pemegang saham yang hadir untuk mengajukan pertanyaan dan/atau memberikan pendapat terkait dengan Mata Acara Ketiga Rapat.
    • Pada kesempatan tanya-jawab tersebut terdapat 1 (satu) pemegang saham dan kuasa pemegang saham yang hadir dalam Rapat yang mengajukan pertanyaan yang dilakukan bersamaan dengan tanya-jawab pada Mata Acara Pertama Rapat.
    • Pengambilan keputusan dilakukan melalui pemungutan suara dengan cara lisan.
    • Bahwa hasil dari pemungutan suara tersebut adalah sebagai berikut:
      1. Pemegang saham atau kuasa pemegang saham yang menyatakan abstain sebanyak 47.656.500 saham atau merupakan 0,402% dari total seluruh saham yang sah yang hadir dalam Rapat.
      2. Pemegang saham atau kuasa pemegang saham yang menyatakan tidak setuju sebanyak 7.423.300 saham atau merupakan 0,063% dari total seluruh saham yang sah yang hadir dalam Rapat.
      3. Pemegang saham atau kuasa pemegang saham yang menyatakan setuju sebanyak 11.808.862.125 saham atau merupakan 99,535% dari total seluruh saham yang sah yang hadir dalam Rapat.
        sesuai dengan ketentuan Pasal 11 ayat 9 Anggaran Dasar Perseroan, suara abstain dianggap mengelurkan suara yang sama dengan suara mayoritas pemegang saham yang mengeluarkan suara, dengan demikian total suara setuju berjumlah 11.856.518.625 saham atau merupakan 99,937% dari total seluruh saham yang sah yang hadir dalam Rapat memutuskan menyetujui usulan keputusan Mata Acara Ketiga Rapat.
    • Keputusan Mata Acara Ketiga Rapat adalah sebagai berikut:
      1. Menetapkan penggunaan keuntungan bersih Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2016, yaitu sebagai berikut:
        1. sebesar Rp. 1.000.000.000,- (satu miliar Rupiah) akan dibukukan sebagai dana cadangan guna memenuhi ketentuan Anggaran Dasar Perseroan dan Undang-undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas;
        2. dividen tunai akan dibagikan kepada para pemegang saham Perseroan, dimana masing-masing akan menerima secara proporsional sesuai dengan jumlah saham yang dimilikinya, yaitu setiap 1 (satu) saham berhak menerima dividen tunai sebesar Rp. 42 (empat puluh dua Rupiah), berdasarkan jumlah saham pada tanggal cum dividen. Mengenai tata cara pembagian dividen tunai tersebut akan diumumkan dalam surat kabar, dan atas penerimaan dividen tunai final akan dikenakan pajak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang perpajakan; dan
        3. sisa laba Perseroan akan dibukukan sebagai laba ditahan untuk memperkuat struktur permodalan Perseroan.
      2. Menetapkan pembagian bonus, dimana kewenangan untuk menentukan mengenai besarnya bonus tersebut serta pelaksanaan pembagiannya diberikan kepada Direksi Perseroan.
      3. Memberikan wewenang kepada Direksi Perseroan untuk melaksanakan penggunaan keuntungan sebagaimana disebutkan di atas, termasuk untuk menentukan jadwal dan tata cara dari pelaksanaan pembagian dividen tunai kepada para pemegang saham Perseroan, satu dan lain hal tanpa ada yang dikecualikan dengan tetap memperhatikan peraturan di bidang pasar modal.

    MATA ACARA KEEMPAT RAPAT
    • Rapat memberikan kesempatan kepada pemegang saham dan kuasa pemegang saham yang hadir untuk mengajukan pertanyaan dan/atau memberikan pendapat terkait dengan Mata Acara Keempat Rapat.
    • Pada kesempatan tanya-jawab tersebut tidak ada pertanyaan maupun pendapat yang disampaikan oleh pemegang saham atau kuasa pemegang saham yang hadir.
    • Pengambilan keputusan dilakukan melalui pemungutan suara dengan cara lisan.
    • Bahwa hasil dari pemungutan suara tersebut adalah sebagai berikut:
      1. Pemegang saham atau kuasa pemegang saham yang menyatakan abstain sebanyak 246.517.931 saham atau merupakan 2,078% dari total seluruh saham yang sah yang hadir dalam Rapat.
      2. Pemegang saham atau kuasa pemegang saham yang menyatakan tidak setuju sebanyak 2.018.007.444 saham atau merupakan 17,010% dari total seluruh saham yang sah yang hadir dalam Rapat.
      3. Pemegang saham atau kuasa pemegang saham yang menyatakan setuju sebanyak 9.599.416 saham atau merupakan 80,912% dari total seluruh saham yang sah yang hadir dalam Rapat.
        sesuai dengan ketentuan Pasal 11 ayat 9 Anggaran Dasar Perseroan, suara abstain dianggap mengelurkan suara yang sama dengan suara mayoritas pemegang saham yang mengeluarkan suara, dengan demikian total suara setuju berjumlah 9.845.934.481 saham atau merupakan 82,99% dari total seluruh saham yang sah yang hadir dalam Rapat memutuskan menyetujui usulan keputusan Mata Acara Keempat Rapat.
    • Keputusan Mata Acara Keempat Rapat adalah sebagai berikut:
      1. Menyetujui untuk menerima pengunduran diri dari Ibu Diana Airin selaku Direktur Perseroan yang berlaku efektif pada tanggal 20 Mei 2017, dengan memberikan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de charge) atas tindakan pengurusan yang dilakukan sepanjang tindakan-tindakan tersebut tercermin dalam buku-buku Perseroan, dan mengucapkan terima kasih atas kerjasama dan pengabdian yang telah diberikan.
      2. Menetapkan bahwa terhitung sejak ditutupnya Rapat ini, susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan adalah:
        Direksi
        Direktur Utama : David Fernando Audy
        Direktur : Kanti Mirdiati Imansyah
        Direktur : Faisal Dharma Setiawan
        Direktur : Ella Kartika
        Direktur : Arya Mahendra Sinulingga
        Direktur : Angela Herliani Tanoesoedibjo
        Direktur Independen : Gwenarty Setiadi
        Dewan Komisaris
        Komisaris Utama : Hary Tanoesoedibjo
        Komisaris : Adam Chesnoff
        Komisaris Independen : Sutanto
      3. Memberikan wewenang dengan hak substitusi kepada Direksi Perseroan untuk melakukan segala tindakan sehubungan dengan perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan tersebut di atas, termasuk tetapi tidak terbatas pada, untuk membuat atau meminta untuk dibuatkan, serta menandatangani segala akta yang berkaitan dengan itu, dan untuk mendaftarkan susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan dalam Daftar Perusahaan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang No. 3 Tahun 1982 tentang Wajib Daftar Perusahaan.

    MATA ACARA KELIMA RAPAT
    • Rapat memberikan kesempatan kepada pemegang saham dan kuasa pemegang saham yang hadir untuk mengajukan pertanyaan dan/atau memberikan pendapat terkait dengan Mata Acara Kelima Rapat.
    • Pada kesempatan tanya-jawab tersebut tidak ada pertanyaan maupun pendapat yang disampaikan oleh pemegang saham atau kuasa pemegang saham yang hadir.
    • Pengambilan keputusan dilakukan melalui pemungutan suara dengan cara lisan.
    • Bahwa hasil dari pemungutan suara tersebut adalah sebagai berikut:
      1. Pemegang saham atau kuasa pemegang saham yang menyatakan abstain sebanyak 89.926.110 saham atau merupakan 0,758% dari total seluruh saham yang sah yang hadir dalam Rapat.
      2. Pemegang saham atau kuasa pemegang saham yang menyatakan tidak setuju sebanyak 375.276.553 saham atau merupakan 3,163% dari total seluruh saham yang sah yang hadir dalam Rapat.
      3. Pemegang saham atau kuasa pemegang saham yang menyatakan setuju sebanyak 11.398.739.262 saham atau merupakan 96,079% dari total seluruh saham yang sah yang hadir dalam Rapat.
        sesuai dengan ketentuan Pasal 11 ayat 9 Anggaran Dasar Perseroan, suara abstain dianggap mengelurkan suara yang sama dengan suara mayoritas pemegang saham yang mengeluarkan suara, dengan demikian total suara setuju berjumlah 11.488.665.372 saham atau merupakan 96,837% dari total seluruh saham yang sah yang hadir dalam Rapat memutuskan menyetujui usulan keputusan Mata Acara Kelima Rapat.
    • Keputusan Mata Acara Kelima Rapat adalah sebagai berikut:
      1. Menyetujui pemberian wewenang kepada Direksi Perseroan dengan persetujuan Dewan Komisaris Perseroan untuk menunjuk Akuntan Publik Independen Perseroan yang akan mengaudit buku-buku Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017; dan
      2. Memberikan wewenang dan kuasa sepenuhnya kepada Direksi Perseroan untuk menetapkan honorarium serta persyaratan-persyaratan lain sehubungan dengan penunjukan dan pengangkatan Akuntan Publik Independen tersebut.

    MATA ACARA KEENAM RAPAT
    • Rapat memberikan kesempatan kepada pemegang saham dan kuasa pemegang saham yang hadir untuk mengajukan pertanyaan dan/atau memberikan pendapat terkait dengan Mata Acara Keenam Rapat.
    • Pada kesempatan tanya-jawab tersebut tidak ada pertanyaan maupun pendapat yang disampaikan oleh pemegang saham atau kuasa pemegang saham yang hadir.
    • Pengambilan keputusan dilakukan melalui pemungutan suara dengan cara lisan.
    • Bahwa hasil dari pemungutan suara tersebut adalah sebagai berikut:
      1. Pemegang saham atau kuasa pemegang saham yang menyatakan abstain sebanyak 147.444.400 saham atau merupakan 1,243% dari total seluruh saham yang sah yang hadir dalam Rapat.
      2. Pemegang saham atau kuasa pemegang saham yang menyatakan tidak setuju sebanyak 2.449.028.668 saham atau merupakan 20,643% dari total seluruh saham yang sah yang hadir dalam Rapat.
      3. Pemegang saham atau kuasa pemegang saham yang menyatakan setuju sebanyak 9.267.468.857 saham atau merupakan 78,114% dari total seluruh saham yang sah yang hadir dalam Rapat.
        sesuai dengan ketentuan Pasal 11 ayat 9 Anggaran Dasar Perseroan, suara abstain dianggap mengelurkan suara yang sama dengan suara mayoritas pemegang saham yang mengeluarkan suara, dengan demikian total suara setuju berjumlah 9.414.913.257 saham atau merupakan 79,357% dari total seluruh saham yang sah yang hadir dalam Rapat memutuskan menyetujui usulan keputusan Mata Acara Keenam Rapat.
    • Keputusan Mata Acara Keenam Rapat adalah sebagai berikut:
      1. Memberikan wewenang dan kuasa kepada Direksi Perseroan dengan persetujuan Dewan Komisaris Perseroan untuk mengeluarkan saham-saham dalam Perseroan terkait dengan pelaksanaan EMSOP yang telah diterbitkan Perseroan; dan
      2. Menyetujui untuk memberikan wewenang kepada Direksi Perseroan untuk melakukan segala tindakan yang diperlukan sehubungan dengan pelaksanaan EMSOP tersebut, termasuk untuk membuat atau meminta dibuatkan segala dokumen, perjanjian, dan akta yang diperlukan, hadir atau menghadap di hadapan pihak atau pejabat yang berwenang, termasuk Notaris, seluruhnya tanpa ada yang dikecualikan.

    JADWAL DAN TATA CARA PEMBAGIAN DIVIDEN TUNAI TAHUN BUKU 2016

    Sehubungan dengan keputusan Mata Acara Ketiga RUPST sebagaimana tersebut di atas, maka dengan ini diberitahukan jadwal dan tata cara pembagian dividen tunai Tahun Buku 2016 sebesar Rp. 42,- (empat puluh dua Rupiah) per saham, sebagai berikut:

    1. Jadwal Pembagian Dividen
      1. Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi : 7 Juli 2017
      2. Ex dividen di pasar reguler dan negosiasi : 10 Juli 2017
      3. Cum dividen di pasar tunai : 12 Juli 2017
      4. Recording date yang berhak atas dividen tunai : 12 Juli 2017
      5. Ex dividen di pasar tunai : 13 Juli 2017
      6. Pembayaran dividen tunai : 2 Agustus 2017

    2. Tata Cara Pembagian Dividen
    1. Bagi pemegang saham yang sahamnya tercatat di Penitipan Kolektif PT. Kustodian Sentral Efek Indonesia (“KSEI”), maka dividen tunai akan diterima melalui Pemegang Rekening di KSEI.
    2. Bagi pemegang saham yang masih menggunakan warkat, maka dividen tunai akan dibayarkan dengan cek, yang dapat diambil di Biro Administrasi Efek (“BAE”) Perseroan:
      PT. BSR Indonesia
      Komplek Perkantoran ITC Roxy Mas Blok E1 No.10-11
      Jl. K.H. Hasyim Ashari, Jakarta 10150
      Telepon: (021) 6317828; Faksimili: (021) 6317827
    3. Dividen tunai yang akan dibayarkan tersebut akan dikenakan pajak sesuai dengan ketentuan Undang-Undang atau Peraturan Perpajakan yang berlaku di Indonesia.
    4. Bagi pemegang saham yang merupakan wajib pajak dalam negeri yang berbentuk badan hukum yang belum menyampaikan Nomor Pokok Wajib Pajak (“NPWP”) diminta menyampaikan NPWP paling lambat tanggal 12 Juli 2017 pukul 16.00 WIB, dengan ketentuan sebagai berikut:
      1. Untuk pemegang saham yang masih menggunakan warkat, maka NPWP disampaikan kepada BAE Perseroan.
      2. Untuk pemegang saham yang sahamnya tercatat dalam Penitipan Kolektif KSEI, maka NPWP disampaikan kepada KSEI melalui Pemegang Rekening yang ditunjuk oleh masing-masing pemegang saham.
        Tanpa adanya NPWP tersebut, dividen tunai yang dibayarkan kepada wajib pajak badan hukum dalam negeri akan dikenakan pemotongan PPh sebesar 30% (tiga puluh persen).
    5. Sesuai Peraturan Dirjen Pajak No. PER-61/PJ/2009 (“PER-61/PJ/2009”) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Dirjen Pajak No. PER-24/PJ/2010, pemegang saham asing yang negaranya mempunyai Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda (P3B) dengan Indonesia, yang ingin pemotongan pajaknya disesuaikan dengan peraturan tersebut agar mengirimkan/menyerahkan asli Surat Keterangan Domisili (“SKD”) dan Form DGT yang sudah ditandatangani sesuai dengan lampiran PER-61/PJ/2009 tersebut, dengan ketentuan sebagai berikut:
      1. Untuk pemegang saham yang masih menggunakan warkat, maka asli SKD dan Form DGT dikirimkan/diserahkan kepada BAE Perseroan.
      2. Untuk pemegang saham yang sahamnya tercatat dalam Penitipan Kolektif KSEI, maka asli SKD dan Form DGT dikirimkan/diserahkan kepada KSEI melalui Pemegang Rekening yang ditunjuk oleh masing-masing pemegang saham.
        Asli SKD dan Form DGT tersebut telah diterima selambat-lambatnya pada tanggal 12 Juli 2017 pukul 16.00 WIB. Tanpa adanya dokumen-dokumen tersebut, dividen yang dibayarkan kepada pemegang saham asing tersebut akan dikenakan pemotongan PPh Pasal 26 dengan tarif 20% (dua puluh persen).

Jakarta, 4 Juli 2017
Direksi Perseroan

 

 Unduh Pengumuman