Corporate History And Milestones

2016

  • Serial animasi KIKO Season 2 tayang perdana di RCTI.
  • Peresmian kantor dan studio RCTI, MNCTV, dan GlobalTV, yang dinamakan MNC Studios di Kebon Jeruk.
  • iNewsTV resmi bersiaran di Kota Solo dan kabupaten di sekitarnya, dan dapat ditonton melalui channel 45 UHF.
  • MNC Media melakukan penandatangan MoU antara MNC dengan KOCCA (Korea Creative Content Agency).
  • MNC Media melakukan penandatanganan MoU dengan MBC (Munhwa Broadcasting Corporation) Korea Seperti produksi, drama, animasi khususnya konten televisi.
  • Brand Outlet mengadakan “Soft Launching of brandoutlet.co.id”. Brand Outlet merupakan fashion e-commerce pertama dari MNC, yang menawarkan berbagai label mode dan kecantikan dari lokal hingga internasional.

2015

  • iNewsTV was launched as fourth national network TV for MNCN.
  • MNCN launched IBCM (Indonesia Bussiness Capital Market) Channel.
  • MNC Auto & Gadget start to broadcasted on Channel 108.
  • Games Channel broadcasted for the first time on Channel 105.
  • Di Balik 98 win Indonesian Movie Award 2015 by the Most Favourite Movie Category.
  • iNewsTV inaugurate KaltimTV new office.

2014

  • SINDOTV diluncurkan sebagai tv berjaringan nasional.
  • MNC Channels memperkenalkan MNC Home & Living dan MNC Health & Beauty.
  • RCTI merayakan ulang tahunnya ke-25.
  • Soft launching Walk In Centre Play Media di MNC Plaza lantai dasar.
  • SINDO launching Koran Sindo di Manado.
  • MNC Health & Beauty tayang eksklusif di Channel 78.
  • MNC meluncurkan MNC Home and Living di Channel 79.

2013

  • Topping Off of GlobalTV Building at Kebon Jeruk.
  • Groundbreaking of MNC Media Tower.

2012

  • MNC mendistribusikan dividen sebesar Rp35 per saham dengan nilai total Rp488,16 miliar.
  • MNC International Ltd. mengalihkan seluruh investasinya di Linktone kepada Global Mediacom International Ltd.
  • MNC menandatangani perjanjian kredit dan jaminan fidusia dengan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat & Banten, Tbk. (Bank BJB) sebesar Rp300 miliar untuk tujuan investasi.
  • MNC Comedy, MNC Drama, MNC Infotainment, MNC Movie, MNC Fashion, dan Golf Channel diluncurkan di Indovision.
  • Sindo Trijaya Networks memperluas jaringannya ke Jambi, Ternate, Melawi, Kalimantan Barat dan Bau Bau, Sulawesi Tenggara.
  • SINDO FM berubah nama menjadi SINDO TRIJAYA FM.
  • Linktone mengakuisisi Okezone.com.

2011

Saban Capital Group, perusahaan swasta yang khusus berinvestasi di bidang media, yang berkantor di Los Angeles, mengakuisisi 5% saham MNC dengan opsi penambahan sebanyak 2,5% dalam kurun waktu 27 bulan.
Perubahan nama dan peluncuran stasiun lokal TV SunTV menjadi “SINDOTV”.
“Trijaya FM” yang dimiliki oleh MNC Networks diluncurkan kembali menjadi “SINDO Radio”.
Meluncurkan strategi media untuk pasar lokal dengan nama SINDO Media 5-in-1, sebagai terobosan baru dalam mensinergikan beragam media platform (TV,
radio, media cetak seperti koran & majalah, dan internet) untuk lebih menargetkan pada pemirsa lokal.
Meluncurkan channel baru “MNC Muslim” yang merupakan saluran dengan nuansa nilai-nilai dan gaya hidup Islami.
MNC meluncurkan channel baru dalam bahasa Inggris yaitu “MNC Business English Program” ditayangkan di pay TV.
MNC Sports1 dan MNC Sports2 diluncurkan.

2010

Linktone Ltd. mengakuisisi saham di Letang Game Ltd., perusahaan swasta yang berbasis di RRC yang bergerak khusus di bidang mobile games dan online PC games.
MNC bersama Linktone Ltd menyelesaikan akuisisi terhadap 75% saham biasa dalam modal saham InnoForm Media Pte Ltd.
Mahkamah Agung menolak permohonan peninjauan kembali dari Crown Capital Global Limited (“CCGL”).
Keputusan tersebut menguatkan keputusan Mahkamah Agung pada tanggal 15 Desember 2009 untuk membatalkan keputusan pailit TPI (sekarang MNCTV)
yang dikeluarkan oleh Pengadilan Niaga. Permohonan peninjauan kembali ke Mahkamah Agung merupakan upaya hukum CCGL yang terakhir untuk mempailitkan TPI. Keputusan Mahkamah Agung secara efektif menutup kemungkinan usaha-usaha di kemudian hari oleh CCGL untuk memohon kepada pengadilan untuk kasus yang sama melawan TPI.
Majalah Just For Kids diluncurkan.
TPI berubah nama menjadi MNCTV pada tanggal 20 Oktober 2010.
MNC Networks meluncurkan V-Radio.

2009

Linktone Ltd dan MNC VAS mengumumkan kerjasama untuk jasa digital di Indonesia.
Koran harian MNC Seputar Indonesia dan tabloid Genie meluncurkan logo dan format design baru.
MNC dan enam perusahaan media terkemuka di Asia Tenggara membentuk SMART Alliance, merupakan komunitas perusahaan media yang bergabung untuk menciptakan dan memberikan keuntungan komersil bagi para anggotanya.
Perubahan nama kantor MNC dari “Menara Kebon Sirih” menjadi “MNC Tower”.
MNC melakukan perubahan logo perusahaan.
MNC membagikan dividen untuk tahun fiskal 2008 sebesar Rp5 per saham, dengan total dividen sebesar Rp 68,15 miliar.

2008

MNC The Indonesian Channel (sekarang disebut dengan MNC International) diluncurkan yang di targetkan pada masyarakat Indonesia yang berada di
luar negeri RCTI menyelesaikan pinjaman obligasi sebesar Rp220 miliar.
MNC membagikan dividen sebesar Rp5 per saham, dengan total dividen sebesar Rp68,75 miliar.

2007

MNC meluncurkan media online pertama di www.okezone.com, yang merupakan situs khusus berita dan hiburan.
MNC melaksanakan Penawaran Umum Perdana dan mendaftarkan saham di Bursa Efek Indonesia.
MNC membeli kembali US$25 juta dari total US$168 juta Eurobond di harga 101%.
MNC menandatangani perjanjian dengan Linktone Ltd. (NASDAQ: LTON) untuk membeli tidak kurang dari 51% saham Linktone yang beredar melalui kombinasi dari penawaran tender pada saham American Depository Shares (ADSs) dan penerbitan saham baru.

2006

MNC memulai usaha di bidang Jasa Nilai Tambah untuk pemirsa TV (SMS Call TV).
Setelah memperoleh kesepakatan eksklusif dengan VH-1, Global TV mulai menyiarkan program anak-anak Nickelodeon, selama delapan jam setiap hari.
MNC News dan MNC Entertainment diluncurkan yang merupakan 2 channel baru yang di produksi keseluruhannya oleh Bisnis Konten MNC untuk ditayangkan di pay TV.
MNC Entertainment, sebuah saluran televisi diproduksi sepenuhnya oleh unit Bisnis MNC Konten diluncurkan pada MSV yang Indovison - berbasis langganan satelit Grup layanan televisi.
MNC mengakuisisi 75% saham TPI (berganti nama dan diluncurkan kembali sebagai MNCTV di 2010).
MNC,meluncurkan tabloid Mom&Kiddie.
MNC BV memberikan jaminan obligasi kepada investor internasional dengan nilai nominal US$168 juta.
MNC started commercial operations of Value Added Services (SMS Call TV).

2005

Global TV mengganti formatnya dari hanya menyiarkan program MTV kemudian memperluas cakupannya untuk pangsa pasar anak muda dan keluarga.
MNC meningkatkan kepemilikan sahamnya di Global TV menjadi 100%.
PT Media Nusantara Informasi (MNI) meluncurkan koran Seputar Indonesia.
PT MNC Networks diluncurkan dengan menyiarkan empat format radio yaitu SINDO Radio (d/h Trijaya FM), Radio Dangdut Indonesia, V-Radio and Global Radio. MNC Networks merupakan jaringan radio terbesar di Indonesia.
MNC mengakuisisi MNI Global, perusahaan yang menerbitkan tabloid mingguan infotainment, Genie.

2004

MNC melakukan strategi untuk fokus membangun pustaka konten melalui produksi sendiri (in-house) dan akuisisi program. MNC berkomitmen untuk
mengembangkan pustaka konten melalui investasi berkelanjutan.

2002

MNC meluncurkan Global TV dengan format baru melalui siaran eksklusif program-program MTV Asia selama 24 jam.
MNC mengakuisisi RCTI.

2001

MNC mengakuisisi saham Global TV.

1997

MNC didirikan sebagai perusahaan induk media.

1991

MNCTV (d/h TPI) beroperasi sebagai stasiun TV swasta nasional ketiga di Indonesia.

1989

RCTI mulai beroperasi sebagai stasiun televisi swasta nasional pertama di Indonesia. RCTI kemudian menjadi unit bisnis utama TV nasional FTA bagi MNC setelah diakuisisi oleh MNC pada tahun 2004.