• Pecah Rekor Lagi, Ikatan Cinta Tembus 52,6% Audience Share

    18 April 2021
    https: img.okezone.com content 2021 04 14 598 2394482 pecah-rekor-lagi-ikatan-cinta-tembus-52-6-audience-share-hssNWxRxSZ.jpg


    JAKARTA - Ikatan Cinta masih terus mengukir prestasi emas dan mencatatkan rekor di dunia sinetron Indonesia. Sinetron yang dibintangi Arya Saloka dan Amanda Manopo tersebut lagi-lagi memecahkan rekor rating penonton.

    "Breaking News! Sinetron Ikatan Cinta pada hari pertama Puasa kemarin, Selasa, 13 April 2021, mencapai audience share tertinggi 52,6%," kata Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo, Rabu (14/4/2021).

    Capaian tersebut menaklukkan rekor yang dibuat Ikatan Cinta sendiri sebelumnya. Sinetron garapan MNC Pictures itu tercatat memperoleh rating 14,8 dan audience share 51,5% pada 23 Februari 2021 lalu.

    Raihan itu menjadi rekor dunia, karena hal ini baru pertama kali terjadi di negara demokrasi dengan jumlah penduduk besarnya di atas 50 juta jiwa.

    Adapun, PT Global Mediacom Tbk (BMTR) memang dikenal memiliki kekuatan basis user yang sangat besar, bahkan tembus hingga di atas 200 juta userbase di segala lini.

    Hary Tanoesoedibjo memaparkan userbase tersebut, baik di media berbasis digital maupun televisi konvensional, menjadi bukti perhatian dan loyalitas publik menjadikan perseroan memiliki dominasi kuat, sehingga terus menjadi pemimpin pasar.

    "Basis konsumen konten terbagi dua, Pertama, yang secara tradisional, yakni berkumpul bersama keluarga menonton televisi di rumah. Kedua, konsumen anak muda, yang saat ini sangat bergantung pada gadget," kata Hary.

    Rinciannya, yaitu Pertama, Pay TV MNC Group, di bawah unit bisnis BMTR, yaitu PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV) dan PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) memiliki 8,7 juta pelanggan berbayar, dimana bertambah 300.000 pelanggan setiap bulannya.

    Ke-2, OTT MNC Group, yaitu Vision+, dalam naungan anak usaha BMTR, yaitu IPTV dan segera tercatat di Nasdaq, AS dengan kode saham: MLAC, memiliki 33 juta Monthly Active User (MAU), sehingga menjadi OTT Subscription Video on Demand (SVOD) nomor 1 di Tanah Air.

    Ke-3, super apps RCTI+, di bawah unit bisnis BMTR, yaitu MNCN, memiliki 29 juta MAU, sehingga RCTI+ menduduki peringkat ke-1 dari OTT Audio Video on Demand (AVOD).

    Ke-4, YouTube MNC Group, di bawah pengelolaan MNCN, diikuti oleh lebih dari 130 juta subscribers.

    Ke-5, Facebook dan TikTok MNC Group, di bawah pengelolaan MNCN, diikuti oleh lebih dari 100 juta pengikut (followers).

    Ke-6, Portal Userbase MNC Group, dalam naungan unit bisnis BMTR, yaitu MNCN, memiliki 75 juta MAU yang menjadi basis dari Okezone, sindonews, iNews, celebrities.id dan IDXChannel.com.

    Ke-7, televisi terestrial MNC Group ( free-to-air/FTA), yaitu RCTI, MNCTV, GTV dan iNews di bawah anak usaha BMTR, yaitu PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) memiliki basis penonton nasional di atas 50% dari seluruh pangsa penonton (audience share) saat primetime.

    Hal ini, lanjutnya, menyokong roadmap dan strategi peningkatan pendapatan perseroan, yaitu dari 4 stasiun televisi nasional (free-to-air /FTA), produksi konten dan bisnis digital, media sosial dan portal.

    Di bawah kepemimpinan Hary Tanoesoedibjo selama ini, audience share dan rating media-media MNC Group senantiasa moncer, melesat berkali lipat.




    Sumber : okezone.com 

NEWS FEED